Surat Pernyataan Orang Tua

Menurut opini saya pribadi, untuk sekarang ini sekolah tatap muka masih tidak efektif untuk dilaksanakan. Ditengah peningkatan kembali kasus Covid-19 menjadi alasan mengapa saya menganggap sekolah tatap muka tidak efektif dilaksanakan pada awal tahun 2021. Pembelajaran tatap muka menjadi tidak efektif dan efisien karena saya menilai kebijakan pemerintah yang membuka sekolah pada Januari tahun depan tidak realistis. Dasarnya karena positivity price atau tingkat penularan virus corona di Indonesia masing tinggi, yakni di atas 10%. Banyak juga terdapat berita yang mengabarkan bahwasanya banyak siswa SMP dan SMA yang tertular virus yang tak kasat mata ini.

Hingga pukul 16.10 WIB, sudah ada 90 tanggapan dengan 23 kali status ini dibagikan. Misalnya tanggapan dari akun Irham Azmi yang menulis “Jika penularan Covid-19 beresiko buat anak-anak sekolah, harusnya mall dan pusat perbelanjaan juga terlarang buat anak-anak. Jika masuk mall dibolehkan dengan mematuhi protokol kesehatan, hemat saya izinkanlah sekolah juga melakukan hal yang sama pak.

Dari sinilah anak mengembangkan kemampuannya bersosialisasi yang kelak akan bermanfaat saat mereka dewasa. Kemampuan sosialisasi ini tentu tidak tercapai dalam pembelajaran jarak jauh mengingat bentuk interaksinya akan berbeda ketika anak bersosialisasi secara langsung dan dengan perantaraan teknologi. Pada anak usia yang lebih matang, interaksi dengan teman mungkin masih bisa terjalin lewat dunia maya, meskipun interaksi dengan guru mungkin jauh berkurang.

Tanggapan orang tua mengenai sekolah tatap muka

Pihaknya juga sudah mendapatkan arahan dari Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu untuk melaksanakan pembelajaran daring melanjutkan kebijakan lama walaupun mayoritas orang tua mengizinkan anaknya belajar tatap muka. Pengawasan untuk kuliah tatap muka tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi perlu dari pihak-pihak lain juga. Sekolah yang notabene siswanya masih berada disatu wilayah saja terdampak banyak sekali siswa yang terpapar virus Covid-19, apalagi kampus yang mahasiswanya berasal dari berbagai macam daerah.

Orang tua berhak membiarkan sang anak untuk melakukan pembelajaran dari rumah demi menjaga sang anak agar tidak terpapar virus corona. Untuk proses KBM, guru hanya memberikan penguatan materi Agen Bola Online yang akan diberikan dan sisanya akan dilanjutkan di rumah,” kata Zubair. Sementara, terkait rencana pemerintah melakukan vaksinasi Covid-19, juga masih perlu dipertanyakan prosesnya.

Posty