Periksa Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka, Tim Verifikasi Disdik Kota Makassar Kunjungi Sd

Bagi orang tua yang tidak menyetujui anaknya melakukan pembelajaran tatap muka, peserta didik dapat melanjutkan pembelajaran dari rumah secara penuh, jelas Nadiem. “Apabila orang tua belum mengizinkan anaknya untuk mengikuti sekolah tatap muka, masih ada pilihan untuk sekolah secara daring. Sekolah tetap harus memberikan fasilitasi untuk pembelajaran daring,” katanya. Sejumlah persiapan untuk penyelenggaraan sekolah tatap muka jenjang SD dan SMP terus dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta, termasuk merencanakan uji coba pembelajaran tatap muka pada pekan pertama Mei yang akan dilakukan di lima sekolah. Untuk SD dan SMP sederajat setiap peserta didik menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 18 siswa dalam satu sesi KBM per kelas. PAUD sederajat jaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 anak dalam satu sesi KBM per kelas.

“Kalau meningkat terus apa harus kita paksakan? Kalau pun tidak mau menggunakan tatap muka ini juga harus diperhatikan fasilitas yang diberikan baik di sekolah maupun yang diberikan pemerintah. Dua keadaan ini yang menentukan,” katanya kepada VOA. Sebab masa pandemi ini trnasfer materi pembelajaran secara daring tidak seefektif luring,” imbuhnya. Di SDN Sungai Andai three Banjarmasin, di Banjarmasin Utara, PTM dimulai hari ini untuk kelas four dan 5, siswa yang masuk dibatasi perkelompok, waktunya pun hanya dua jam. Masuknya pun, kata dia, karena kondisi pandemi COVID-19 belum berakhir, dilakukan sistem bergilir dengan waktu yang ditetapkan oleh sekolah. “Rencananya, kami menggelar imunisasi vaksinasi campak dan Rubella untuk siswa kelas I pada September.

Kedua, izin PTM diberikan pada kelas 4 dan 5 tingkat SD, serta kelas 7 dan eight untuk tingkat SMP, sementara itu untuk kelas 1 hingga three SD dan tingkat Paud tetap harus pendidikkan jarang jauh . Dia mengatakan, sangat berisiko bagi anak-anak bila sekolah dibuka di tengah kasus Covid-19 yang sedang tinggi. Menurutnya, kerumunan anak-anak di sekolah sulit dihindari, sehingga bisa menimbulkan klaster Covid- 19 baru.

Tatap muka bagi anak SD

Lanjut dia mengatakan simulasi yang sudah dilakukan pada wsktu itu diawali persetujuan wali murid, siswa datang ke sekolah langsung di cek suhu tubuh , dilanjut cuci tangan danbaru masuk ke kelas. Hal yg paling disorot saat ini pada dunia pendidikan adalah adanya sistem Belajar Dari Rumah Slot Online Terpercaya . Sesuai dengan keputusan menteri bersama nomor 1 tahun 2020, BDR masih digunakan untuk wilayah zona merah dan orange. Sedangkan untuk wilayah zona yang masuk pada zona hijau dan kuning akan melakukan sistem pendidikan tatap muka secara langsung dengan aturan – aturan yang berlaku.

Selain itu, warga satuan pendidikan wajib tidak memiliki gejala Covid-19, termasuk orang yang serumah dengan warga satuan pendidikan. Selama PTM terbatas, jumlah hari dan jam pembelajaran disesuaikan dengan pembagian rombongan belajar dengan sistem shift. Penentuan jumlah hari dan jam dilakukan oleh tiap satuan pendidikan dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan. Untuk mempersiapkan rencana tersebut, pemerintah mendorong pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan melalui Surat Keputusan Bersama Empat Menteri yang diumumkan pada 30 Maret 2021. Pemerintah memutuskan untuk mengizinkan pembelajaran tatap muka secara terbatas setelah semua pendidik dan tenaga kependidikan divaksin COVID-19.

Posty